Cara Daftar Merek Dagang Online 2026: Syarat, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Daftar Merek Dagang Online 2026: Syarat, Biaya, dan Prosedurnya

Mendaftarkan merek dagang merupakan salah satu langkah penting ketika kamu mulai membangun bisnis. Nama brand yang awalnya hanya digunakan untuk menjual produk atau mempromosikan jasa bisa berkembang menjadi aset bisnis yang bernilai. Karena itu, perlindungan merek sebaiknya tidak ditunda sampai bisnis semakin besar.

Kabar baiknya, proses pendaftaran merek di Indonesia dapat dilakukan secara online melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Namun, sebelum mengajukan permohonan, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, mulai dari identitas pemohon, label merek, kelas barang atau jasa, hingga pembayaran biaya pendaftaran.

Perlu diketahui juga bahwa prosedur pendaftaran merek telah mengalami pembaruan melalui Peraturan Menteri Hukum Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pendaftaran Merek, yang berlaku sejak 23 Februari 2026.

Supaya tidak bingung saat mulai mengurusnya, berikut panduan pendaftaran merek dagang online yang bisa kamu jadikan referensi.

Apa Itu Pendaftaran Merek Dagang?

Pendaftaran merek adalah proses mengajukan merek kepada negara untuk memperoleh perlindungan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Merek sendiri dapat berupa nama, logo, kata, huruf, angka, susunan warna, bentuk, atau kombinasi unsur lainnya yang digunakan untuk membedakan barang dan/atau jasa suatu pihak dari pihak lain.

Contohnya, sebuah bisnis skincare dapat memiliki nama brand, logo, dan identitas visual yang digunakan pada kemasan serta materi promosi. Nama atau logo yang digunakan sebagai merek dapat diajukan untuk memperoleh perlindungan sesuai bentuk permohonan dan ketentuan yang berlaku.

Perlu dibedakan bahwa memiliki nama bisnis, akun media sosial, atau domain website tidak otomatis berarti merek tersebut sudah terdaftar.

Pendaftaran merek juga bukan sekadar formalitas administrasi. Setelah terdaftar, pemilik memperoleh hak atas merek sesuai cakupan perlindungan yang diberikan, termasuk barang atau jasa yang tercantum dalam pendaftaran.

Siapa yang Perlu Mendaftarkan Merek?

Pada dasarnya, pelaku usaha yang menggunakan merek untuk menjalankan bisnis dapat mempertimbangkan pendaftaran merek, baik bisnis tersebut masih kecil maupun sudah berkembang.

Beberapa contoh bisnis yang dapat mempertimbangkannya antara lain:

  • Bisnis makanan dan minuman yang memiliki nama produk atau brand sendiri.
  • Brand fashion, pakaian, dan aksesori.
  • Bisnis skincare, kosmetik, dan produk perawatan tubuh.
  • Perusahaan jasa profesional.
  • Bisnis hospitality, seperti hotel dan layanan akomodasi.
  • Brand produk lokal yang ingin memperluas distribusi.
  • Bisnis online yang menjual produk dengan identitas merek sendiri.

Semakin besar investasi yang dilakukan untuk membangun brand, semakin penting untuk memahami status perlindungan mereknya.

Meski begitu, tidak semua nama dapat didaftarkan. Merek tetap harus memenuhi persyaratan hukum, termasuk memiliki daya pembeda dan tidak bertentangan dengan ketentuan mengenai penolakan merek.

Syarat Pendaftaran Merek Dagang

Sebelum masuk ke sistem pendaftaran online, siapkan dokumen dan informasi yang dibutuhkan terlebih dahulu.

1. Identitas pemohon

Pemohon dapat berupa orang perseorangan atau badan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Siapkan identitas serta data pemohon yang diperlukan dalam sistem. Pastikan nama, alamat, dan informasi lainnya ditulis secara konsisten agar tidak menimbulkan masalah administrasi.

2. Label atau etiket merek

Label merek merupakan representasi merek yang diajukan untuk didaftarkan.

Jika mengajukan merek berupa nama atau logo, siapkan tampilan yang akan digunakan. Pastikan bentuk merek yang diajukan sesuai dengan identitas yang ingin dilindungi.

Perubahan pada unsur merek setelah permohonan diajukan tidak selalu dapat dilakukan secara bebas. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu apakah kamu ingin mengajukan merek kata, logo, atau kombinasi keduanya.

3. Kelas barang atau jasa

Kamu perlu menentukan kelas yang sesuai dengan barang atau jasa yang menggunakan merek tersebut.

Klasifikasi merek terdiri dari 45 kelas, yaitu kelas 1–34 untuk barang dan kelas 35–45 untuk jasa.

Pemilihan kelas perlu didasarkan pada aktivitas bisnis dan barang atau jasa yang benar-benar ingin dilindungi, bukan hanya nama usaha.

4. Dokumen tambahan untuk pemohon UMK

Pemohon usaha mikro dan kecil yang ingin menggunakan tarif khusus perlu menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan untuk membuktikan status usahanya.

Melalui Permenkum No. 5 Tahun 2026, pilihan dokumen pembuktian bagi UMK diperluas. Pilihannya mencakup surat rekomendasi UMK, dokumen perizinan berusaha berbasis risiko skala mikro atau kecil yang terdaftar pada OSS, Sertifikat Perseroan Perorangan, atau dokumen tertentu terkait koperasi desa atau kelurahan merah putih, sesuai ketentuan.

Persyaratan yang berlaku perlu diperiksa kembali sebelum mengajukan permohonan, terutama jika kamu ingin memperoleh tarif UMK.

Berapa Biaya Pendaftaran Merek Dagang?

Biaya pendaftaran merupakan salah satu hal yang perlu diperhitungkan sejak awal.

Berdasarkan informasi tarif yang dipublikasikan DJKI, biaya permohonan pendaftaran merek adalah sebagai berikut.

Jenis pemohonBiaya per kelas
Pemohon umumRp1.800.000
Pemohon UMK yang memenuhi persyaratanRp500.000

Sumber tarif: DJKI — Syarat dan Prosedur Pendaftaran Merek.

Biaya tersebut dihitung per kelas, sehingga total biaya bergantung pada jumlah kelas yang diajukan.

Sebagai ilustrasi, jika pemohon umum mengajukan satu merek dalam dua kelas, perhitungannya menjadi Rp3.600.000. Jika pemohon UMK memenuhi persyaratan tarif khusus dan mengajukan dua kelas, perhitungannya menjadi Rp1.000.000.

Perhitungan tersebut merupakan ilustrasi berdasarkan tarif di atas. Sebelum membayar, periksa kembali tarif dan ketentuan yang tampil pada sistem resmi DJKI.

Selain biaya resmi, kamu juga perlu memperhitungkan kemungkinan biaya bantuan profesional jika menggunakan jasa pendampingan. Biaya tersebut berbeda dari biaya permohonan yang dibayarkan kepada negara.

Baca juga: 3 Alasan Pengusaha di Bali Harus Segera Daftar Merek

Cara Daftar Merek Dagang Online 2026

Setelah dokumen dan informasi yang diperlukan siap, kamu dapat memulai proses pengajuan melalui sistem resmi DJKI.

Langkah 1: Lakukan pengecekan merek

Sebelum mengisi permohonan, cari tahu apakah sudah ada merek terdaftar atau permohonan terdahulu yang memiliki kemiripan dengan merekmu.

Pengecekan sebaiknya tidak hanya menggunakan nama yang persis sama. Perhatikan juga variasi ejaan, bunyi, unsur dominan, serta barang atau jasa yang terkait.

Kamu dapat memulai pencarian melalui layanan informasi merek DJKI. Hasil pencarian awal bukan jaminan bahwa permohonan akan diterima, tetapi dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah sebelum mengeluarkan biaya pendaftaran.

Langkah 2: Buat akun pada sistem DJKI

Akses situs resmi merek.dgip.go.id, kemudian ikuti proses pembuatan akun sesuai petunjuk yang tersedia.

Pastikan data akun dapat diakses dengan baik karena proses pengajuan dan pemantauan permohonan dilakukan melalui sistem tersebut.

Langkah 3: Pilih permohonan pendaftaran merek

Setelah masuk ke akun, pilih menu permohonan pendaftaran merek baru.

Ikuti setiap tahapan pengisian yang tersedia. Sistem akan meminta informasi mengenai pemohon, merek yang diajukan, kelas barang atau jasa, serta dokumen pendukung.

Baca kembali setiap kolom sebelum melanjutkan agar tidak ada informasi penting yang terlewat.

Langkah 4: Isi data pemohon

Masukkan informasi pemohon sesuai identitas yang digunakan.

Jika permohonan diajukan oleh badan usaha, pastikan data pemohon sesuai dengan pihak yang akan menjadi pemilik merek.

Jika menggunakan kuasa atau konsultan kekayaan intelektual, lengkapi informasi dan dokumen kuasa sesuai persyaratan yang berlaku.

Langkah 5: Masukkan data merek dan kelasnya

Unggah label merek, kemudian isi informasi mengenai merek dan barang atau jasa yang ingin dilindungi.

Periksa kembali pemilihan kelas serta uraian barang atau jasa. Jangan hanya memilih kelas berdasarkan kategori yang terlihat paling dekat dengan nama bisnis.

Sebagai contoh, bisnis yang menjual produk sekaligus menyediakan jasa dapat membutuhkan pertimbangan kelas yang berbeda untuk masing-masing aktivitasnya. Kebutuhan tersebut bergantung pada barang atau jasa yang benar-benar ingin dicakup.

Langkah 6: Unggah dokumen persyaratan

Unggah seluruh dokumen yang diminta oleh sistem, termasuk dokumen tambahan jika mengajukan tarif khusus UMK atau menggunakan kuasa.

Pastikan berkas terbaca dengan jelas dan sesuai format yang diminta. Simpan salinan dokumen yang diunggah untuk kebutuhan administrasi.

Langkah 7: Buat kode billing dan lakukan pembayaran

Setelah data permohonan diisi, ikuti instruksi sistem untuk membuat kode billing.

Lakukan pembayaran sesuai nominal yang tercantum dan ketentuan pembayaran yang berlaku. Jangan menganggap permohonan sudah selesai hanya karena formulir telah diisi.

Langkah 8: Periksa kembali dan selesaikan permohonan

Sebelum menyelesaikan pengajuan, periksa kembali data pemohon, label merek, kelas, uraian barang atau jasa, dan dokumen pendukung.

Setelah seluruh informasi dipastikan benar, selesaikan permohonan sesuai petunjuk sistem dan unduh tanda terima pengajuan.

Simpan tanda terima tersebut beserta bukti pembayaran. Keduanya berguna untuk pencatatan administrasi dan pemantauan proses selanjutnya.

Apa yang Terjadi Setelah Merek Didaftarkan?

Mengirim permohonan bukan berarti merek otomatis memperoleh sertifikat.

Setelah permohonan diajukan, terdapat tahapan administrasi dan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Permohonan juga dapat memasuki tahap pengumuman sehingga pihak lain memiliki kesempatan mengajukan keberatan dalam periode yang ditentukan.

Jika terdapat keberatan, pemohon dapat memiliki kesempatan menyampaikan sanggahan sesuai prosedur. Selanjutnya, permohonan menjalani pemeriksaan substantif untuk menilai apakah merek memenuhi persyaratan pendaftaran.

Pemeriksaan dapat mempertimbangkan, antara lain, daya pembeda, kesesuaian dengan ketentuan hukum, serta kemungkinan persamaan dengan merek lain yang relevan.

Permenkum No. 5 Tahun 2026 membawa perubahan pada proses pemeriksaan substantif. DJKI menyampaikan bahwa durasinya kini dapat berkisar antara 30 hingga 90 hari kalender dalam kondisi yang diatur oleh ketentuan baru. Namun, angka tersebut tidak boleh diartikan sebagai jaminan bahwa seluruh permohonan akan selesai dalam rentang waktu yang sama.

Hasil akhir tetap bergantung pada proses dan kondisi masing-masing permohonan.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Mendaftar Merek

Ada beberapa kesalahan yang dapat membuat proses pendaftaran menjadi kurang optimal.

Pertama, memilih kelas tanpa memahami aktivitas bisnis. Kelas perlu ditentukan berdasarkan barang atau jasa yang ingin dilindungi.

Kedua, menganggap hasil pencarian nama yang sama persis sudah cukup. Nama yang memiliki kemiripan tertentu juga perlu diperhatikan.

Ketiga, mengunggah label merek yang belum final. Pastikan merek yang diajukan sesuai dengan identitas yang memang ingin digunakan.

Keempat, mengabaikan data pemilik. Data pemohon perlu diperiksa karena pemilik merek merupakan bagian penting dari perlindungan yang diajukan.

Kelima, menganggap pembayaran menjamin persetujuan. Pembayaran hanya merupakan bagian dari pengajuan. Merek tetap harus melalui tahapan pemeriksaan.

Checklist Sebelum Mengajukan Pendaftaran Merek

Gunakan checklist berikut untuk memastikan persiapanmu sudah cukup matang:

  • Nama atau logo yang akan didaftarkan sudah ditentukan.
  • Pengecekan merek awal sudah dilakukan.
  • Identitas pemohon sudah disiapkan.
  • Label merek sudah final.
  • Barang atau jasa yang ingin dilindungi sudah dipetakan.
  • Kelas merek sudah dipertimbangkan.
  • Dokumen tambahan untuk UMK sudah diperiksa jika diperlukan.
  • Anggaran biaya pendaftaran sudah disiapkan.
  • Data dan dokumen sudah diperiksa sebelum dikirim.
  • Tanda terima dan bukti pembayaran akan disimpan.

Persiapkan Pendaftaran Merek Sebelum Brand Berkembang Lebih Jauh

Mendaftarkan merek secara online memang dapat dilakukan sendiri. Namun, memahami prosedur saja belum tentu cukup jika kamu masih ragu mengenai kelayakan nama, pemilihan kelas, atau potensi kemiripan dengan merek lain.

Persiapan yang baik dapat membantu kamu mengurangi kesalahan administratif dan mengambil keputusan yang lebih terarah sebelum mengajukan permohonan.

Jika kamu memiliki bisnis di Bali dan ingin memahami langkah perlindungan merek yang sesuai dengan kebutuhan usaha, Bali Trademark Service dapat menjadi salah satu tempat untuk mencari informasi dan arahan lebih lanjut.

Kamu juga dapat menghubungi melalui WhatsApp untuk mendiskusikan persiapan pendaftaran merek bisnismu.

Pada akhirnya, pendaftaran merek bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat. Ini merupakan bagian dari upaya membangun identitas bisnis yang lebih terencana dan melindungi aset brand untuk jangka panjang.

Baca juga: First to File di Indonesia: Mengapa Daftar Merek Sejak Awal Sangat Penting?

FAQ

Berapa lama proses pendaftaran merek?

Pendaftaran merek dagang di Indonesia biasanya memakan waktu 6-12 bulan.

Namun, tanggal prioritas Anda dimulai saat permohonan Anda diajukan secara resmi, bukan saat sertifikat tiba.

Anggap saja seperti memesan tempat Anda dalam antrean. Semakin cepat Anda mengajukan permohonan, semakin cepat hak merek dagang Anda mulai dihitung dari tanggal pengajuan tersebut.

Apakah merek saya pasti disetujui?

Tidak ada pihak yang dapat menjamin sebuah merek pasti disetujui. Persetujuan bergantung pada hasil pemeriksaan DJKI, termasuk apakah terdapat persamaan dengan merek yang telah terdaftar atau alasan hukum lainnya. Karena itu, pengecekan awal sebelum mengajukan permohonan sangat disarankan.

Apakah saya harus memiliki usaha untuk mendaftarkan merek?

Tidak selalu. Merek dapat didaftarkan oleh perorangan maupun badan usaha, selama memenuhi persyaratan yang berlaku.

Apa saja dokumen yang diperlukan?

Umumnya Anda perlu menyiapkan identitas pemohon, logo atau nama merek yang akan didaftarkan, serta menentukan kelas barang atau jasa yang sesuai. Jika diajukan oleh perusahaan, biasanya diperlukan dokumen legalitas perusahaan.

Berapa biaya pendaftaran merek?

Biaya terdiri dari biaya resmi pemerintah dan, apabila menggunakan jasa konsultan, biaya pendampingan. Besarnya dapat berbeda tergantung jumlah kelas yang didaftarkan dan kebutuhan layanan.

Bagaimana jika merek saya ditolak?

Apabila terjadi penolakan, masih terdapat mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku, tergantung alasan penolakan. Oleh karena itu, melakukan analisis awal sebelum pengajuan dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Apakah saya bisa mendaftarkan merek sendiri?

Bisa. Namun, banyak pelaku usaha memilih menggunakan pendampingan profesional agar proses penentuan kelas, pemeriksaan awal, dan penyusunan dokumen lebih tepat sehingga potensi kendala dapat diminimalkan.

Apa perbedaan ™ dan ®?

Simbol ™ umumnya digunakan untuk menunjukkan klaim penggunaan suatu merek, sedangkan ® hanya dapat digunakan setelah merek resmi terdaftar dan memperoleh perlindungan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah merek berlaku selamanya?

Tidak. Perlindungan merek memiliki jangka waktu tertentu dan dapat diperpanjang sesuai peraturan yang berlaku selama persyaratan perpanjangan dipenuhi.

Mengapa menggunakan Bali Trademark Service?

Bali Trademark Service membantu proses pendaftaran merek mulai dari konsultasi awal, pengecekan dasar, penyusunan dokumen, hingga pendampingan selama proses pengajuan. Dengan pendampingan yang tepat, Anda dapat memahami setiap tahapan dengan lebih jelas dan mengurangi potensi kesalahan administratif.